Jakarta, 30 Mei 2026 – Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari, menilai Presiden Prabowo Subianto memiliki keunggulan dalam diplomasi internasional berkat hubungan yang dinilai baik dengan sejumlah pemimpin dunia. Menurutnya, kemampuan menjalin komunikasi dengan tokoh-tokoh berpengaruh di tingkat global dapat menjadi modal penting bagi Indonesia dalam memperkuat posisi dan kepentingannya di berbagai forum internasional.
Qodari menyoroti hubungan Prabowo dengan beberapa pemimpin negara besar yang memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan politik dan ekonomi global. Ia menyebut nama Donald Trump, Vladimir Putin, dan Xi Jinping sebagai tokoh yang dinilai memiliki hubungan komunikasi yang baik dengan Prabowo. Menurutnya, kedekatan tersebut dapat menjadi jembatan untuk memperkuat kerja sama bilateral maupun multilateral yang menguntungkan Indonesia.
Dalam konteks geopolitik yang semakin dinamis, kemampuan menjaga hubungan dengan berbagai kekuatan dunia dinilai sebagai langkah strategis. Indonesia selama ini dikenal menerapkan politik luar negeri bebas aktif yang menekankan keseimbangan hubungan dengan berbagai negara. Karena itu, komunikasi yang baik dengan pemimpin dari berbagai blok kekuatan global dianggap dapat membantu Indonesia menjaga peran sebagai mitra yang diterima oleh banyak pihak.
Selain berdampak pada hubungan politik, kedekatan diplomatik juga dinilai dapat membuka peluang yang lebih luas di bidang ekonomi, investasi, perdagangan, teknologi, dan pertahanan. Hubungan personal yang baik antara pemimpin negara sering kali membantu memperlancar pembahasan berbagai kerja sama strategis yang berdampak langsung terhadap pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, diplomasi tingkat tinggi tetap menjadi salah satu instrumen penting dalam hubungan internasional modern.
Qodari menilai bahwa kemampuan membangun jejaring komunikasi dengan para pemimpin dunia merupakan nilai tambah yang dapat mendukung posisi Indonesia di kancah global. Dengan memanfaatkan hubungan baik tersebut secara optimal, Indonesia diharapkan mampu memperluas peluang kerja sama internasional, memperkuat pengaruh diplomatik, serta menjaga kepentingan nasional di tengah berbagai tantangan dan perubahan yang terjadi dalam tatanan dunia saat ini.