Jakarta, 5 Juni 2026 – Bek tengah Real Madrid, Antonio Rudiger, menegaskan bahwa timnya harus segera bangkit dan menatap masa depan setelah kembali gagal meraih gelar dalam dua musim beruntun. Menurut Ruediger, kegagalan memang menimbulkan banyak kritik dan kekecewaan, tetapi tidak ada gunanya terus-menerus meratapi hasil buruk yang sudah terjadi. Ia menilai yang terpenting saat ini adalah melakukan evaluasi secara jujur dan mencari solusi untuk kembali kompetitif pada musim berikutnya.
Real Madrid sebelumnya menikmati musim yang sangat sukses dengan menjuarai LaLiga dan Liga Champions pada 2023/24. Namun, dalam dua musim berikutnya Los Blancos gagal mempertahankan dominasi tersebut. Mereka finis di bawah rival-rival utama dalam persaingan domestik dan juga tidak mampu melangkah jauh di kompetisi Eropa sesuai ekspektasi publik. Situasi ini memicu kritik dari media, suporter, dan pengamat sepak bola yang menilai standar Real Madrid selalu identik dengan trofi.
Ruediger mengakui bahwa tekanan di klub sebesar Real Madrid memang berbeda dibandingkan kebanyakan klub lainnya. Menurutnya, dua musim tanpa gelar akan selalu dianggap sebagai kegagalan besar. Meski demikian, bek asal Jerman itu menilai sepak bola selalu berjalan dalam siklus dan tidak ada tim yang bisa terus-menerus berada di puncak tanpa mengalami masa sulit. Ia menegaskan bahwa fokus utama skuad saat ini adalah memperbaiki kesalahan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk musim baru.
Dalam pernyataannya, Ruediger bahkan mempertanyakan sikap yang terlalu lama terjebak dalam kekecewaan. Ia menekankan bahwa trofi yang gagal diraih tidak akan bisa kembali hanya dengan terus membahas kegagalan masa lalu. Baginya, langkah yang lebih penting adalah mengambil pelajaran dari kesalahan, memperkuat tim, dan kembali berjuang meraih kesuksesan. Sikap tersebut mencerminkan mentalitas kompetitif yang selama ini menjadi ciri khas para pemain Real Madrid.
Menjelang musim 2026/27, Real Madrid diperkirakan akan melakukan sejumlah pembenahan untuk kembali bersaing di level tertinggi. Dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda yang dimiliki, klub ibu kota Spanyol itu tetap dianggap sebagai salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar domestik maupun Eropa. Pernyataan Ruediger menjadi pesan bahwa meskipun dua musim terakhir berakhir tanpa trofi, Real Madrid tidak berniat berlama-lama larut dalam kekecewaan dan siap memulai babak baru dengan ambisi yang sama besar seperti sebelumnya.