Turin, 23 Oktober 2026 – Juventus harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 2-2 melawan Stade Rennais dalam pertandingan pekan ketiga fase liga UEFA Europa League 2026-2027 di Allianz Stadium, Turin, Kamis (22/10/2026) malam waktu setempat. Bianconeri sebenarnya mengawali pertandingan dengan baik setelah Zeki Celik mencetak gol cepat pada menit kelima. Namun, Rennes mampu membalikkan keadaan melalui gol Mousa Al-Tamari dan penalti Boulaye Dia sebelum turun minum. Juventus akhirnya menyamakan kedudukan berkat eksekusi penalti Nick Woltemade pada babak kedua. Hasil tersebut membuat tim asuhan Luciano Spalletti kehilangan poin untuk pertama kalinya dalam perjalanan mereka di kompetisi Eropa musim ini.
Juventus langsung memperlihatkan permainan menyerang sejak peluit awal dibunyikan dengan berusaha menguasai lini tengah dan menekan pertahanan Rennes. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika pertandingan baru berjalan lima menit melalui kerja sama Nick Woltemade dan Zeki Celik. Woltemade mengirimkan umpan terukur ke sisi kanan yang berhasil dimanfaatkan Celik untuk menembus pertahanan lawan. Pemain asal Turki itu kemudian melepaskan penyelesaian yang tidak mampu dihentikan penjaga gawang Rennes, Brice Samba. Gol cepat tersebut membuat Juventus unggul 1-0 sekaligus memberikan kepercayaan diri kepada para pemain tuan rumah untuk melanjutkan tekanan.
Keunggulan Juventus ternyata tidak bertahan lama karena Rennes mampu memberikan respons melalui serangan yang terorganisasi. Pada menit ke-15, Mousa Al-Tamari berhasil menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan umpan Bryan Reynolds dari sisi kanan. Pemain asal Yordania tersebut bergerak cepat menyambut bola dan mengarahkannya ke gawang yang dijaga Guglielmo Vicario. Gol tersebut membuat pertandingan kembali berjalan seimbang dengan skor 1-1. Setelah kedudukan berubah, kedua tim meningkatkan intensitas serangan dan berusaha memanfaatkan celah pertahanan masing-masing untuk menciptakan peluang tambahan.
Juventus sempat memperoleh kesempatan untuk kembali unggul melalui sundulan Federico Gatti yang berhasil digagalkan Brice Samba. Weston McKennie juga mendapatkan peluang berbahaya, tetapi upayanya belum mampu menghasilkan gol setelah bola membentur tiang gawang. Kegagalan memanfaatkan sejumlah kesempatan tersebut menjadi kerugian bagi tuan rumah ketika Rennes mulai meningkatkan tekanan menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-43, tim tamu memperoleh hadiah penalti setelah Douglas Luiz melakukan pelanggaran handball di area terlarang. Boulaye Dia yang dipercaya menjadi eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa Rennes berbalik unggul 2-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Juventus berusaha meningkatkan intensitas permainan untuk mengejar ketertinggalan di hadapan pendukung sendiri. Luciano Spalletti melakukan penyesuaian dengan memasukkan Pierre Kalulu menggantikan Zeki Celik, kemudian menghadirkan Nicolas Gonzalez untuk menambah kekuatan serangan. Perubahan tersebut membuat Juventus berusaha lebih agresif dalam menguasai bola dan menekan pertahanan Rennes. Namun, tim tamu tetap memberikan perlawanan melalui serangan balik cepat yang beberapa kali mengancam gawang Vicario. Pertandingan berlangsung semakin terbuka karena kedua kesebelasan sama-sama memiliki peluang untuk mencetak gol berikutnya.
Perjuangan Juventus akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-67 setelah wasit memberikan hadiah penalti akibat handball Bryan Reynolds di kotak terlarang. Nick Woltemade mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor meskipun Randal Kolo Muani sempat bersiap melakukan tendangan. Penyerang asal Jerman tersebut berhasil mengecoh Brice Samba dan mengirimkan bola ke dalam gawang untuk mengubah kedudukan menjadi 2-2. Gol tersebut menjadi kontribusi penting Woltemade setelah sebelumnya memberikan assist untuk gol pembuka Juventus. Keberhasilannya menyamakan skor juga membangkitkan semangat para pemain tuan rumah untuk memburu kemenangan pada sisa waktu pertandingan.
Drama terjadi menjelang akhir pertandingan ketika Juventus hampir mencetak gol ketiga melalui Jhon Lucumi pada menit ke-88. Pemain bertahan tersebut berhasil memasukkan bola ke gawang Rennes dalam situasi yang membuat para pendukung Juventus sempat merayakan keunggulan. Akan tetapi, wasit kemudian melakukan pemeriksaan melalui video assistant referee atau VAR untuk meninjau kemungkinan pelanggaran offside. Setelah peninjauan dilakukan, gol tersebut akhirnya dianulir sehingga kedudukan tetap bertahan 2-2. Keputusan itu menjadi salah satu momen paling menentukan dalam pertandingan karena Juventus kehilangan kesempatan untuk mengamankan tiga poin di kandang sendiri.
Hasil imbang ini membuat Juventus mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan setelah sebelumnya mencatatkan dua kemenangan di UEFA Europa League. Bianconeri gagal mempertahankan catatan kemenangan sempurna mereka, sementara Rennes berhasil membawa pulang satu poin penting dari lawatan ke Turin. Luciano Spalletti masih memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan konsistensi permainan timnya, terutama dalam menjaga keunggulan dan mengantisipasi serangan balik lawan. Juventus juga perlu memperbaiki efektivitas penyelesaian akhir setelah sejumlah peluang tidak berhasil dikonversi menjadi gol. Selanjutnya, Juventus dijadwalkan menghadapi Lecce dalam lanjutan Serie A pada Minggu (25/10/2026), dengan harapan kembali meraih kemenangan setelah dua hasil mengecewakan di kompetisi berbeda.