Jakarta, 14 Mei 2026 – Industri penerbangan nasional disebut menghadapi tekanan besar bukan hanya akibat tingginya harga avtur, tetapi juga karena aturan terkait batas usia pesawat yang memengaruhi operasional maskapai. Kondisi tersebut dinilai membuat beban biaya perusahaan penerbangan semakin meningkat di tengah persaingan industri yang ketat.
Harga avtur selama ini menjadi salah satu komponen biaya terbesar dalam operasional maskapai. Kenaikan harga bahan bakar penerbangan berdampak langsung terhadap biaya operasional dan pada akhirnya memengaruhi harga tiket pesawat yang dibayar penumpang.
Di sisi lain, kebijakan mengenai batas usia pesawat juga dinilai menjadi tantangan tambahan bagi maskapai, terutama dalam hal peremajaan armada. Banyak perusahaan penerbangan harus menyiapkan investasi besar untuk mengganti atau menambah pesawat baru agar tetap memenuhi regulasi dan standar keselamatan penerbangan.
Pelaku industri menilai kondisi tersebut semakin berat karena sektor penerbangan masih menghadapi berbagai tantangan pemulihan, termasuk fluktuasi jumlah penumpang, nilai tukar mata uang, serta biaya perawatan armada yang terus meningkat. Maskapai dituntut menjaga keseimbangan antara efisiensi biaya dan kualitas layanan kepada penumpang.
Pengamat transportasi udara menilai keselamatan penerbangan tetap harus menjadi prioritas utama dalam penerapan regulasi usia pesawat. Namun mereka juga menyebut perlunya kebijakan yang seimbang agar industri penerbangan tetap sehat dan mampu berkembang tanpa membebani maskapai secara berlebihan di tengah dinamika ekonomi global.