Jakarta, 1 Oktober 2026 – Kontingen Indonesia terus menjaga persaingan dengan Malaysia dalam klasemen sementara perolehan medali Asian Games 2026 Aichi-Nagoya hingga Kamis (1/10/2026) sore. Merah Putih berada di peringkat ke-13 dengan koleksi lima medali emas, delapan perak, dan 21 perunggu. Tambahan medali perak terbaru datang dari tim esports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Indonesia. Sementara Malaysia berada di peringkat ke-11 dengan enam emas, lima perak, dan 12 perunggu. Dengan demikian, Indonesia hanya tertinggal satu emas dari Malaysia dalam persaingan papan klasemen.
Posisi Indonesia mengalami peningkatan dibandingkan beberapa hari sebelumnya ketika masih berada di sekitar peringkat ke-15. Salah satu tambahan penting datang dari Nurisa Dian Ashrifah yang merebut emas nomor compound putri cabang panahan pada Kamis pagi. Hasil tersebut membuat koleksi emas Indonesia bertambah menjadi lima sekaligus membawa Merah Putih naik ke posisi ke-13. Sebelumnya, Desak Made Rita Kusuma Dewi juga menyumbangkan emas dari nomor speed putri panjat tebing. Tambahan dari sejumlah cabang membuat Indonesia semakin mendekati negara-negara yang berada di sekitar 10 besar.
Pada siang hari, Indonesia kembali menambah medali setelah tim esports MLBB tampil pada pertandingan final melawan Myanmar. Merah Putih harus puas mendapatkan medali perak sehingga jumlah perak Indonesia bertambah menjadi delapan. Meski tambahan tersebut belum mengubah jumlah emas, total medali Indonesia meningkat menjadi 34 keping. Posisi di klasemen tetap ditentukan terlebih dahulu berdasarkan jumlah medali emas, kemudian perak dan perunggu apabila jumlah emas sama. Kondisi tersebut membuat tambahan emas menjadi sangat penting dalam upaya Indonesia melewati Malaysia.
Malaysia untuk sementara memiliki keunggulan satu emas atas Indonesia dengan enam emas. Namun, secara keseluruhan jumlah medali Merah Putih lebih banyak dibandingkan Malaysia yang mengumpulkan 23 medali berdasarkan pembaruan sebelumnya. Indonesia juga bersaing dengan Hong Kong yang berada di sekitar posisi ke-12 dan memiliki jumlah emas yang sama dengan Merah Putih pada pembaruan siang. Persaingan tersebut membuat satu tambahan emas dapat menghasilkan perubahan cukup besar pada posisi klasemen. Peluang Indonesia memperbaiki peringkat masih terbuka karena sejumlah nomor pertandingan masih berlangsung hingga akhir Asian Games 2026.
Di antara negara-negara Asia Tenggara, Thailand masih menjadi kontingen dengan posisi tertinggi. Thailand berada di peringkat kelima dengan koleksi 12 emas, 10 perak, dan 12 perunggu pada pembaruan Kamis siang. Malaysia menyusul sebagai negara Asia Tenggara dengan posisi terbaik berikutnya, sedangkan Indonesia berada tepat dalam persaingan di belakangnya. Dengan lima emas, Indonesia membutuhkan tambahan emas untuk memperkecil bahkan menutup selisih dari Malaysia. Hasil dari cabang-cabang yang masih mempertandingkan nomor medali akan sangat menentukan perubahan posisi kedua negara.
Peluang menambah medali pada Kamis masih tersedia dari sejumlah cabang, termasuk panjat tebing. Nomor speed putra dijadwalkan memasuki fase penentuan medali pada malam hari dengan wakil Indonesia masih memiliki kesempatan bersaing. Selain itu, tim sepak takraw kuadran putri Indonesia memastikan tiket semifinal setelah mengalahkan Malaysia dalam pertandingan terakhir Grup B. Merah Putih menang melalui pertandingan tiga set dengan skor 16-17, 15-11, dan 15-12. Hasil tersebut membuat kesempatan menambah medali dari cabang sepak takraw tetap terbuka.
Sementara itu, China masih mendominasi puncak klasemen Asian Games 2026 dengan keunggulan besar atas negara lain. Jepang menempati posisi kedua, sedangkan Korea Selatan berada di urutan ketiga pada pembaruan Kamis. Bagi Indonesia, fokus kini tertuju pada upaya mempertahankan momentum sekaligus mengejar tambahan emas dalam hari-hari terakhir kompetisi. Asian Games Aichi-Nagoya 2026 masih berlangsung hingga 4 Oktober sehingga komposisi klasemen masih dapat berubah. Dengan jarak emas yang tipis dari Malaysia, setiap final yang melibatkan atlet Indonesia berpotensi memberikan pengaruh besar terhadap posisi Merah Putih di klasemen akhir.