Jakarta, 26 Agustus 2026 – Pemain Timnas Putri Indonesia Isa Warps resmi melanjutkan karier sepak bolanya di Belgia setelah bergabung dengan Standard Femina. Pemain yang berposisi sebagai winger kanan tersebut direkrut untuk memperkuat salah satu klub papan atas sepak bola wanita Belgia pada musim 2026/2027. Standard Femina mengumumkan kedatangan Isa bersama sejumlah pemain anyar lainnya untuk menghadapi kompetisi musim baru. Kepindahan tersebut menjadi langkah penting dalam perjalanan profesional Isa karena ia kembali bermain di kompetisi kasta tertinggi Belgia setelah sebelumnya memiliki pengalaman bersama KRC Genk Ladies. Kehadiran Isa di Standard Femina juga menjadi kabar positif bagi sepak bola putri Indonesia karena pemain berusia 21 tahun itu tetap menjalani karier di level kompetisi Eropa.
Isa Warps lahir di Veldhoven, Belanda, pada 3 Juni 2005 dan memiliki darah Indonesia dari keluarga ayahnya. Ia sebelumnya mengembangkan kemampuan sepak bolanya di sejumlah klub Belanda sebelum melanjutkan perjalanan ke Belgia. Isa pernah memperkuat KRC Genk Ladies, kemudian sempat bermain untuk NAC Breda di Belanda dan VfR Warbeyen di Jerman. Pengalaman berpindah kompetisi tersebut membuatnya memiliki kesempatan untuk mengenal berbagai karakter permainan sepak bola wanita di Eropa. Kini, kepindahannya ke Standard Femina menjadi kelanjutan dari perjalanan tersebut sekaligus membuka peluang bagi Isa untuk kembali tampil di level tertinggi sepak bola wanita Belgia.
Standard Femina bukan klub yang asing bagi Isa karena ia sebelumnya sudah pernah merasakan atmosfer kompetisi sepak bola wanita Belgia ketika memperkuat KRC Genk Ladies. Klub yang berbasis di Liege tersebut merupakan bagian dari Standard Liège dan memiliki sejarah panjang dalam sepak bola wanita Belgia. Standard Femina tercatat pernah memenangkan gelar Super League Wanita Belgia serta memiliki koleksi gelar di kompetisi domestik sebelumnya. Dengan pengalaman tersebut, Isa akan bergabung dengan lingkungan yang memiliki tradisi kuat dalam pembinaan sepak bola wanita. Tantangan berikutnya adalah bagaimana ia dapat beradaptasi dengan sistem permainan tim dan mendapatkan kepercayaan untuk tampil secara reguler.
Dalam daftar pemain Standard Femina musim 2026/2027, Isa tercatat menggunakan nomor punggung 34. Ia menjadi salah satu pemain baru yang masuk dalam komposisi tim untuk menghadapi musim kompetisi yang baru. Posisi Isa sebagai pemain sayap memberikan opsi tambahan bagi pelatih David Lejoly dalam menyusun lini serang maupun skema permainan dari sisi lapangan. Kemampuan bermain di sektor sayap dapat menjadi modal penting karena pemain dengan kecepatan dan kemampuan membawa bola memiliki peran besar dalam membuka ruang pertahanan lawan. Persaingan untuk mendapatkan tempat utama tentu tetap terbuka, mengingat Standard Femina juga memiliki sejumlah pemain lain di sektor tengah dan depan.
Perjalanan Isa menuju sepak bola profesional juga berlangsung secara bertahap sejak usia muda. Ia memulai perkembangan sepak bolanya di akademi De Ball Schoppen sebelum kemudian melanjutkan ke FC Eindhoven dan RKSV Nuenen. Setelah itu, Isa mendapatkan kesempatan bermain di lingkungan KRC Genk Ladies yang membawanya semakin dekat dengan kompetisi profesional tingkat tinggi. Ia kemudian memperkuat NAC Breda dan VfR Warbeyen sebelum akhirnya kembali ke Belgia bersama Standard Femina. Perjalanan lintas klub tersebut menunjukkan bahwa karier Isa dibangun melalui pengalaman di beberapa sistem pembinaan dan kompetisi berbeda. Pengalaman tersebut dapat menjadi modal untuk menghadapi tuntutan baru bersama klub yang memiliki target kompetitif di Belgia.
Di level internasional, Isa juga memiliki perjalanan yang semakin penting bersama Timnas Putri Indonesia. Ia resmi menjadi warga negara Indonesia pada 10 Juni 2025 setelah menjalani proses pengambilan sumpah bersama sejumlah pemain diaspora lainnya. Tidak lama kemudian, Isa menjalani debut bersama Garuda Pertiwi ketika Indonesia menghadapi Kirgizstan pada ajang kualifikasi Piala Asia Wanita. Dalam pertandingan tersebut, ia langsung mencetak gol yang membawa Indonesia meraih kemenangan 1-0. Debut tersebut membuat namanya mendapat perhatian karena kontribusi langsungnya terjadi pada pertandingan pertama bersama tim nasional.
Pengalaman bermain di Eropa menjadi salah satu keuntungan bagi Isa ketika memperkuat Timnas Putri Indonesia. Kompetisi di Eropa memberikan kesempatan kepada pemain untuk menghadapi lawan dengan karakter permainan yang berbeda sekaligus meningkatkan pengalaman dalam pertandingan berintensitas tinggi. Dengan bergabung bersama Standard Femina, Isa kembali memiliki kesempatan untuk berkembang dalam lingkungan sepak bola Belgia yang sebelumnya sudah pernah dikenalnya. Perkembangan tersebut juga dapat memberikan dampak bagi tim nasional karena Isa akan terus mendapatkan pengalaman pertandingan di level klub. Kehadirannya di klub Eropa menjadi salah satu bagian dari semakin banyaknya pemain diaspora Indonesia yang menjalani karier profesional di luar negeri.
Standard Femina sendiri tengah mempersiapkan skuad untuk menjalani musim baru dengan sejumlah pemain tambahan. Isa menjadi salah satu dari enam pemain baru yang diperkenalkan klub untuk memperkuat tim menghadapi kompetisi 2026/2027. Ia disebut sebagai satu-satunya pemain asing dalam kelompok rekrutan baru tersebut. Kehadiran pemain dari berbagai latar belakang menjadi bagian dari upaya klub membangun komposisi yang lebih kompetitif. Bagi Isa, kondisi tersebut sekaligus memberikan tantangan untuk menunjukkan kualitasnya di tengah persaingan internal dan membuktikan bahwa dirinya mampu menjadi bagian penting dari rencana tim.
Musim baru juga akan menjadi kesempatan bagi Isa untuk mengembangkan aspek permainan yang sebelumnya telah menjadi kekuatannya. Kecepatan, kemampuan membawa bola, serta naluri mencetak gol menjadi beberapa kualitas yang pernah mendapat perhatian ketika ia mulai memperkuat Timnas Putri Indonesia. Namun, persaingan di kompetisi klub akan menuntut konsistensi dalam latihan maupun pertandingan. Isa harus mampu beradaptasi dengan taktik yang diterapkan pelatih serta memahami karakter rekan-rekan setimnya. Semakin banyak menit bermain yang diperoleh, semakin besar pula peluangnya untuk meningkatkan pengalaman dan memberikan kontribusi terhadap performa Standard Femina.
Bagi sepak bola putri Indonesia, kepindahan Isa Warps ke Standard Femina juga memiliki arti tersendiri. Pemain tim nasional yang berkarier di kompetisi Eropa dapat memperoleh pengalaman yang kemudian dibawa ketika membela Garuda Pertiwi dalam pertandingan internasional. Isa sendiri masih berada pada usia yang relatif muda sehingga perjalanan kariernya bersama klub Belgia tersebut berpotensi menjadi fase penting dalam perkembangannya. Tantangan di Standard Femina akan menjadi bagian dari proses untuk meningkatkan kualitas dan kematangannya sebagai pemain. Dengan kesempatan tersebut, Isa diharapkan dapat terus berkembang sekaligus mempertahankan perannya sebagai salah satu pemain yang menjadi perhatian dalam skuad Timnas Putri Indonesia.
Resminya Isa Warps bergabung dengan Standard Femina menandai babak baru dalam karier pemain kelahiran Belanda tersebut. Setelah melalui pengalaman di Belanda, Belgia, dan Jerman, ia kini kembali ke kompetisi Belgia dengan klub yang memiliki sejarah panjang di sepak bola wanita. Kepindahan ini memberinya kesempatan untuk menghadapi persaingan baru sekaligus memperkuat pengalaman di level tertinggi kompetisi domestik Belgia. Bagi Timnas Putri Indonesia, keberadaan Isa di klub Eropa juga menjadi perkembangan yang patut diperhatikan menjelang berbagai agenda internasional berikutnya. Perjalanan Isa bersama Standard Femina selanjutnya akan menjadi bagian penting dari perkembangan kariernya sekaligus dapat memberi tambahan pengalaman bagi kiprahnya bersama Garuda Pertiwi.